BERITA


Menyoal Pelayanan Pasien di Rumah Sakit

Oleh

Eneng Sulastri, S.Pd.
(Guru SMKN 1 Sukanagara)

Semua orang tentu tidak mau mengalami yang namanya sakit. Terlihat mereka yang berobat rela mengantre di ruang pendaftaran rumah sakit ataupun yang antre di ruang dokter.

Tidak tua ataupun muda mereka mengantre berjam-jam di depan rumah sakit, tentu dengan penyakit yang beragam. Lebih memprihatinkan ketika melihat pasien yang sakitnya begitu parah dan tidak bisa menahan sakit yang dia derita.

Mereka harus menunggu dipanggil untuk pendaftaran, belum lagi harus menunggu dipanggil oleh perawat untuk masuk kedalam ruangan dokter.

Bahkan ada kasus, di sebuah rumah sakit, setelah pasien selesai menunggu pendaftaran, dokternya malah keluar dulu karena ada kepentingan, sehingga si pasien harus rela menunggu kembali untuk kedatangan dokter balik lagi ke rumah sakit.

Namun, setelah begitu lama paisen menunggu berjam-jam pasien dapat kabar bahwa dokter yang menanganinya tidak akan kembali ke rumah sakit tersebut.

Nah, bagaimana perasaan pasien tersebut terhadap sang dokter? 

Setelah lama menunggu dokternya tidak kembali, pasien tersebut pasti sangat kesal.

Penomena serupa di atas sering kita jumpai baik itu di rumah sakit swasta maupun rumah sakit pemerintah.

Sebetulnya apa yang menjadi kendala tersebut? Padahal kesehatan itu lebih penting.

Seharusnya pekerja yang ada di rumah sakit harus konsisten terhadap tanggung jawabnya, terutama dokter yang akan menangani pasien.

Jangan sampai seorang pasien sudah lama menunggu kehadiran dokter, akhirnya harus menggigit jarinya karena sang dokter tidak datang kembali ke rumah sakit.

Mereka harus melihat perjuangan pasien yang datang ke rumah sakit, bahkan ada pasien yang jarak tempat tinggalnya jauh dari rumah sakit.

Terkadang mereka harus berangkat dari pagi buta, pas sudah ada dirumah sakit dokter yang akan menanganinya tidak ada. Bagaimana perasaan pasien tersebut? Sudah pasti kecewa bukan?

Sesekali merka harus mau melihat pasien yang mau berobat, diantaranya banyak juga orang tua yang sudah renta, apakah tidak ada rasa kasihan terhadap mereka?

Oleh sebab itu pengurus rumah sakit harus lebih tegas terhadap kinerja karyawannya. Mulai dari yang bagian administrasi sampai ke dokter yang bekerja langusng melayani pasien.

Melayani pasien itu ibarat dalam perdagangan, pepatah mengatakan bahwa pembeli itu raja. Begitupun dirumah sakit, pasien adalah raja. Sebab kalau tidak ada pasien datang untuk berobat, rumah sakit tersebut tidak akan mendapatkan penghasilan.

Selain tanggung jawab yang harus dijunjung tinggi para pegawai rumah sakit, mereka pun harus ramah dan telaten terhadap pasien yang datang, jangan sampai melihat kasta atau keadaan ekonomi pasien.***
(admin)


0 Komentar

Kirim Pesan

Hot News

Image

Kenyataan Setelah Lulus SMK

Image

Tahun 2022 Kutemukan Cinta Sejati

Image

Kenapa Guru Kimia?

PROFIL SEKOLAH

Kopi Produk Unggulan SMKN 1 Sukanagara

SMK Pusat Keunggulan

Gebyar Vaksinasi

Statistik Pengunjung

Flag Counter

Kontak

Alamat :

Jalan Raya Mekarsari Km.07 Gunungsari

Telepon :

085724452788

Email :

info@smkn1sukanagara.sch.id

Website :

smkn1sukanagara.sch.id

Media Sosial :